QUO VADIS PERADILAN AGAMA DALAM PENGEMBANGAN HUKUM EKONOMI SYARIAH DI INDONESIA

  • Illy Yanti Fakultas Syariah UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi Jln. Jambi-Muaro Bulian Km. 16, Sungai Duren, Muaro Jambi
  • Addiarrahman Addiarrahman Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi http://orcid.org/0000-0001-5831-4422

Abstract

Tulisan ini berupaya mengelaborasi pengembangan hukum ekonomi syariah di Indonesia. Pendekatan dekonstruksi digunakan dengan mendeskripsikan setiap tahapan pengembangan hukum ekonomi syariah dengan melihat aspek progresifitas dan stagnansi dalam upaya tersebut. Langkah progresif pengembangan tersebut melalui tiga tahap, yaitu: inisiatif, formatif, dan reformatif. Akan tetapi, peran peradilan agama berada pada posisi status quo, sehingga hal ini merupakan bentuk stagnansi dalam pengembangan tersebut. Penyebabnya adalah 1) adanya aturan lain yang mereduksi kewenangan absolut peradilan agama. Disahkannya Perma No. 14 Tahun 2016 tentang Tata Cara Penyelesaian Perkara Ekonomi Syariah, menyelesaikan persoalan tersebut; 2) moral hazard perbankan syariah dengan menjadikan sulhu sebagai solusi penyelesaian sengketa. Sekalipun dibenarkan oleh peraturan perundang-undangan, upaya damai mengakibatkan tidak terungkapnya akar masalah dari suatu sengketa, sehingga tidak adanya keputusan hakim yang bisa dijadikan rujukan evaluative untuk pengembangan hukum ekonomi syariah di satu sisi, dan tindakan preventif agar masalah yang sama tidak terjadi terhadap nasabah atau perbankan syariah yang lain.

References

Journals:

Adawiyah, Wiwiek Rabiatul. “Pertimbangan, pengetahuan, dan sikap konsumen individu terhadap bank Syariah.” Jurnal Ekonomi Pembangunan: Kajian Masalah Ekonomi dan Pembangunan, Vol. 11, No. 2, 2015

Addiarrahman. “Kritik Nalar Perbankan Syariah: Perspektif Legal Maxim.” az-Zarqa, Vol. 5, No. 2, 2013

Addiarrahman. “Pos-Islamisme ‘Ilmu’ Ekonomi Islam Di Era Urban Dan Multikulturalisme.” Islam Realitas: Journal of Islamic & Social Studies, Vol. 1, No. 2, 15 Desember 2015

Ahmed, Habib. “Maqasid al-Shari’ah and Islamic Financial Products: a Framework for Assessment.” ISRA International journal of Islamic finance, Vol. 3, No. 1, 2011

Asmuni Mth. “Produk Perbankan Syariah; Antara al-Minhaj al-Raddi dan al-Minhaj al-Maqashidi.” al-Islamiyah, Vol. XIX, No. 1, 2013

Bismar Nasution. “Pengembangan Ekonomi Islam dan Kualitas Hukum Ekonomi Konvensional.” Analytica Islamica, Vol. 6, No. 1, 2004

Grassa, Rihab, dan Kaouthar Gazdar. “Law and Islamic Finance: How Legal Origins Affect Islamic Finance Development?” Borsa Istanbul Review, Vol. 14, No. 3, September 2014., doi:10.1016/j.bir.2014.05.001.

Haryanti, Tuti. “Kewenangan Peradilan Agama Dalam Penyelesaian Sengketa Ekonomi Syariah.” TAHKIM, Vol. 9, No. 1, 12 Agustus 2016

Hidayati, Noor Azmah. “Politik Akomodasionis Orde Baru Terhadap (Umat) Islam: Telaah Historis Kelahiran Perbankan Syariah.” Millah Jurnal Studi Islam, Vol. IV, No. 2, Januari 2005

Iswanto, Bambang. “Peran Bank Indonesia, Dewan Syariah Nasional, Badan Wakaf Indonesia dan Baznas dalam Pengembangan Produk Hukum Ekonomi Islam di Indonesia.” IQTISHADIA Jurnal Kajian Ekonomi dan Bisnis Islam, Vo. 9, No. 2, 7 November 2016., doi:10.21043/iqtishadia.v9i2.1738.

Khan, Feisal. “How ‘Islamic’ is Islamic Banking?” Journal of Economic Behavior & Organization, Vol. 76, No. 3, Desember 2010, doi:10.1016/j.jebo.2010.09.015.

Mu’allim, Amir. “Persepsi Masyarakat terhadap Lembaga Keuangan Syariah.” Al-Mawarid Journal of Islamic Law, Vol. 10, No. 1, 2015

Muhammad. “Perkembangan Hukum Islam dan Dinamika Ekonomi Syariah di Indonesia.” Jurnal Kajian Islam, Vol. 1, No. 1, 2009

Syarif, Ahmad. “The Growth of Islamic Banking and SMEs Financing in Indonesia.” Human Falah, Vol. 3, No. 1, 2016

Yasin, Mohamad Nur. “The Pluralism of Islamic Economic Law: Dialectic of Moslem and non-Moslem in the Development of Sharia Banking in Indonesia.” Journal of Indonesian Islam, Vol 10, No. 1, 7 Juni 2016
doi:10.15642/JIIS.2016.10.1.113-138.

Yasin, Muhammad Nur. “Argumen-Argumen Kemunculan Awal Perbankan Syariah di Indonesia.” De Jure: Jurnal Syariah dan Hukum, Vol. 2, No. 1, Juni 2010

Yusdani. “Islamisasi Model al-Faruqi dan Penerapannya dalam Ilmu Ekonomi Islam di Indonesia (Suatu Kritik Epistemik).” La Riba Jurnal Ekonomi Islam, Vol. 1, No. 1, Juli 2007

Proceeding:

Huda, Aulia Nurul. “The Development of Islamic Financing Scheme for SMEs in a Developing Country: The Indonesian Case.” Procedia - Social and Behavioral Sciences, 10th Triple Helix Conference 2012, 52 (1 Januari 2012)., doi:10.1016/j.sbspro.2012.09.454.

Books:

AbūSulaymān, ʻAbdulḤamīd, dan International Institute of Islamic Thought, ed. Islamization of Knowledge: General Principles and Work Plan. 2nd ed., And expanded. Islamization of Knowledge Series, no. 1. Herndon, Va., U.S.A: International Institute of Islamic Thought, 1989.

Addiarrahman, Membedah Paradigma Ekonomi Islam; Rekonstruksi Paradigma Ekonomi Islam Berbasis Kearifan Lokal. Yogyakarta: Ombak, 2013.

Asikin, Zainal. Pengantar Tata Hukum Indonesia. Jakarta: Rajawali Pers, 2013.

Auda, Jasser. Maqasid Al-Shariah as Philosophy of Islamic Law: A Systems Approach. London: The International Inst. of Islamic Thought, 2008.

Azizy, Ahmad Qodri Abdillah. Eklektisisme Hukum Nasional: Kompetisi antara Hukum Islam dan Hukum Umum. Gama Media, 2002.

Effendi, Bactiar. Islam dan negara: transformasi gagasan dan praktik politik Islam di Indonesia. Paramadina, 2009.

Bank Indonesia. “Seminar & Sosialisasi Buku Perjalanan Perbankan Syariah di Indonesia dan BEMP Go Publish.” Bank Indonesia, 2016.

Baso, Ahmad. Islam Nusantara: Ijtihad Jenius & Ijma’ Ulama Indonesia. Jakarta: Pustaka Afid, 2015.

Burhani, Ahmad Najib. Muhammadiyah Berkemajuan: Pergeseran dari Puritanisme ke Kosmopolitanisme, 2016.

Centre for Dialogue and Cooperation among Civilizations (Indonesia), ed. Islam Berkemajuan untuk Peradaban Dunia: Refleksi dan Agenda Muhammadiyah ke Depan. Cetakan I. Jakarta, Indonesia: Kerja sama Centre for Dialogue and Cooperation among Civilizations [dengan] Mizan, 2015.

Hakim, Atang Abd. Fiqih Perbankan Syariah: Transformasi Fiqih Muamalah ke dalam Peraturan Perundang-Undangan. Cet. 1. Bandung: Refika Aditama, 2011.

Harahap, M. Yahya. Hukum Acara Perdata: tentang Gugatan, Persidangan, Penyitaan, Pembuktian, dan Putusan Pengadilan. Jakarta: Sinar Grafika, 2010.

Ismail, Faisal. Islam and Pancasila: Indonesian Politics, 1945-1995. 1st ed. Jakarta: Badan Litbang Departemen Agama, 2001.

Ismail, Faisal, Imron Rosyidi, dan Latiful Khuluq. Ideologi Hegemoni dan Otoritas Agama: Wacana Ketegangan Kreatif Islam dan Pancasila. Yogyakarta [etc.: Tiara Wacana Yogya : Yayasan Adikarya IKAPI : The Ford Foundation, 1999.

Mardani. Hukum Acara Perdata Peradilan Agama dan Mahkamah Syariah. Jakarta: Sinar Grafika, 2009.

Nafis, M. Cholil. Teori Hukum Ekonomi Syariah. Cet. 1. Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia, 2011.

Pedoman Dasar Dewan Syariah Nasional. Himpunan Fatwa Keuangan Syariah Dewan Syariah Nasional MUI. Jakarta: Erlangga, 2014.

Saeed, Abdullah. “Indonesian Islamic Banking in Historical and Legal Context.” In Indonesia: Law and Society, diedit oleh Tim Lindsey. Sydney: Federation Press, 1999.

Interviews:

Muhammad Anas. Progresifitas Hakim dalam Penyelesaian Sengketa Ekonomi Syariah. Pedoman Wawancara, 17 September 2016.
Published
2017-05-22
How to Cite
Yanti, I., & Addiarrahman, A. (2017). QUO VADIS PERADILAN AGAMA DALAM PENGEMBANGAN HUKUM EKONOMI SYARIAH DI INDONESIA. AL-RISALAH, 16(2), 255-267. Retrieved from http://lp2m-iainstsjambi.ac.id/ejournal/index.php/AL-RISALAH/article/view/115
Section
Articles